Thursday, August 12, 2010
..DIA DATANG LAGI..
Tuesday, July 13, 2010
..MUSLIM; ARE U?..
Wednesday, March 24, 2010
..kutemui cintaku disini..
Kutemui Cintaku Di Sini
____________ _________ _________ _________ _________ ___
(alm. Ust Rahmat Abdullah)
Memang seperti itulah dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu..
Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yg kau cintai..
Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah. Menyedot saripati energimu. Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yg menempel di tubuh rentamu. Tubuh yg luluh lantak diseret-seret. . Tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari..
Seperti itu pula kejadiannya pada rambut Rasulullah. Beliau memang akan tua juga. Tapi kepalanya beruban karena beban berat dari ayat yg diturunkan Allah.
Sebagaimana tubuh mulia Umar bin Abdul Aziz. Dia memimpin hanya sebentar. Tapi kaum muslimin sudah dibuat bingung. Tidak ada lagi orang miskin yg bisa diberi sedekah. Tubuh mulia itu terkoyak-koyak.
Sulit membayangkan sekeras apa sang Khalifah bekerja. Tubuh yang segar bugar itu sampai rontok. Hanya dalam 2 tahun ia sakit parah kemudian meninggal. Toh memang itu yang diharapkannya; mati sebagai jiwa yang tenang.
Dan di etalase akhirat kelak, mungkin tubuh Umar bin Khathab juga terlihat tercabik-cabik. Kepalanya sampai botak. Umar yang perkasa pun akhirnya membawa tongkat ke mana-mana. Kurang heroik? Akhirnya diperjelas dengan salah satu luka paling legendaris sepanjang sejarah; luka ditikamnya seorang Khalifah yang sholih, yang sedang bermesra-mesraan dengan Tuhannya saat sholat.
Dakwah bukannya tidak melelahkan. Bukannya tidak membosankan. Dakwah bukannya tidak menyakitkan. Bahkan juga para pejuang risalah bukannya sepi dari godaan kefuturan.
Tidak... Justru kelelahan. Justru rasa sakit itu selalu bersama mereka sepanjang hidupnya. Setiap hari. Satu kisah heroik, akan segera mereka sambung lagi dengan amalan yang jauh lebih "tragis".
Justru karena rasa sakit itu selalu mereka rasakan, selalu menemani... justru karena rasa sakit itu selalu mengintai ke mana pun mereka pergi... akhirnya menjadi adaptasi. Kalau iman dan godaan rasa lelah selalu bertempur, pada akhirnya salah satunya harus mengalah. Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk mencekik iman. Lalu terus berkobar dalam dada.
Begitu pula rasa sakit. Hingga luka tak kau rasa lagi sebagai luka. Hingga "hasrat untuk mengeluh" tidak lagi terlalu menggoda dibandingkan jihad yang begitu cantik.
Begitupun Umar. Saat Rasulullah wafat, ia histeris. Saat Abu Bakar wafat, ia tidak lagi mengamuk. Bukannya tidak cinta pada abu Bakar. Tapi saking seringnya ditinggalkan" , hal itu sudah menjadi kewajaran. Dan menjadi semacam tonik bagi iman..
Karena itu kamu tahu. Pejuang yg heboh ria memamer-mamerkan amalnya adalah anak kemarin sore. Yg takjub pada rasa sakit dan pengorbanannya juga begitu. Karena mereka jarang disakiti di jalan Allah. Karena tidak setiap saat mereka memproduksi karya-karya besar. Maka sekalinya hal itu mereka kerjakan, sekalinya hal itu mereka rasakan, mereka merasa menjadi orang besar. Dan mereka justru jadi lelucon dan target doa para mujahid sejati, "ya Allah, berilah dia petunjuk... sungguh Engkau Maha Pengasih lagi maha Penyayang... "
Maka satu lagi seorang pejuang tubuhnya luluh lantak. Jasadnya dikoyak beban dakwah. Tapi iman di hatinya memancarkan cinta... Mengajak kita untuk terus berlari...
"Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu."
copypaste dari,
..MENGISI YANG KOSONG..
ASSALAMUALAIKUM W.B.T..
Ditujukan khas buat adik-adikku dan sahabatku yang kuat dan menguatkan...
Langkahan ke bilik seorang adik, menemukan dengan dia yang sedang menangis..
"Kenapa dik?"Puas bertanya hingga akhirnya dia membuka mulutnya..
"Saya rasa kosong kak.." saya tertampar dengan keadaannya...Terasa belum cukup memberi walau pada hakikatnya dia bukan lagi menjadi amanah saya...Terasa masa yang dihabiskan bersama sebelum ini belum cukup untuk menjadi bekal baginya...
Malam sebelumnya, saya menerima komen yang sama..
"CT, saya rasa jauh dari Allah..Saya rasa kosong je.." Mengalir airmatanya mengenangkan rasa yang ditarik kerana kealpaan diri...
"Ya Allah, andai bisa ku membantu semuanya, kuatkanlah..."
Dalam keadaan diri sendiri yang juga kurang terjaga, saya minta maaf atas semua yang merasa kosong...Maaf kerana belum cukup menguatkan kita semua...
sekadar sedikit coret-coret dengan harapan ia boleh menjadi ingatan untuk kita bersama.. Bila lama tidak mengingatkan, kadang-kadang boleh jadi kita juga lupa diri... Kerana sesungguhnya bila peringatan diberi, ia bukanlah semata-mata untuk orang yang mendengar, sebaliknya ia adalah untuk kita yang memberi...
Hakikatnya,pada saat ini, kita bukan lagi patut menjadi anak-anak yang dispoonfeed kan tetapi menjadi pemuda/rijal yang sentisa curious dan mencari..kerana hakikatnya al quran itu adalah untuk orang yang sentiasa berkehendak...(at takwir: 27-29).. carilah sesuatu untuk mengisi setiap kekosongan itu dan tidak membiarkannya berlalu begitu sahaja...BUat sahabat-sahabat, walau di mana anda berada, kerana iman itu naik dan turun, kuatkanlah sahabat yang memerlukan..agar kita sentiasa menjadi bangunan yang tersusun kukuh...kuat dan menguatkan..
Dengan Nama Allah yang maha pemurah lagi maha penyayangKatakanlah, "aku berlindung kepada Tuhan-Nya manusia,
Raja manusia,
Sembahan Manusia,
Dari kejahatan Syaitan yang bersembunyi,
Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
dari (golongan) jin dan manusia...
(an-naas)
Sesungguhnya, kejahatan itu bersifat bersembunyi, sekejap ada dan sekejap tadek..berlindunglah kepada Allah dalam segala hal..moga itu menjadi permulaan dalam usaha mengembalikan rasa yang hilang...buatlah kebaikan sebanyaknya..bacalah surat cintaNYA, moga dari situ kita ketemui kekuatan paling besar..jangan pernah berhenti berharap kerana sesungguhnya Allah yang maha penyayang tidak akan pernah melupakan hambaNYA...dan DIA tidak pernah menyiakan rasa..Tetaplah kita pada keinginan untuk rasa best itu kembali lagi..hingga saaat DIA mengekalkan..
....salam dari jauh tapi dekat....
Monday, February 15, 2010
..DAIE ITU (2)..
Wednesday, February 10, 2010
..YANG PERTAMA..
Sunday, February 7, 2010
..BUKAN UNTUK SESIAPA..
"Dan mereka berkata: Kami tidak sekali-kali akan beriman kepadamu (wahai Muhammad), sehingga engkau memancarkan mata air dari bumi, bagi Kami.Atau (sehingga) engkau mempunyai kebun dari pohon-pohon tamar dan anggur, kemudian engkau mengalirkan sungai-sungai dari celah-celahnya dengan aliran yang terpancar terus-menerus.Atau (sehingga) engkau gugurkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana yang engkau katakan (akan berlaku); atau (sehingga) engkau bawakan Allah dan malaikat untuk kami menyaksikannya.Atau (sehingga) engkau mempunyai sebuah rumah terhias dari emas; atau (sehingga) engkau naik ke langit dan kami tidak sekali-kali akan percaya tentang kenaikanmu ke langit sebelum engkau turunkan kepada kami sebuah kitab yang dapat kami membacanya. Katakanlah (wahai Muhammad): "Maha Suci Tuhanku! Bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi Rasul?."" (al isra' :90-93) |

Monday, December 7, 2009
..SESUNGGUHNYA DIA DEKAT..
Sunday, December 6, 2009
..FILTER,FILTRATE DAN RESIDUE..
Friday, November 20, 2009
..DAIE ITU..
Wednesday, November 4, 2009
..HATI..
Thursday, October 29, 2009
..BATU BATA..
Bismillahirahmanirahim..
***************************************
batu oh batu

saban hari batuan dicipta demi sebuah tembok kukuh...
sebijik batu harus kuat, kukuh dan tegar agar tembok yang hendak dibina takkan meroboh.

tembok kukuh mulai dibina, dibina dan dibina... namun tengtibe..
kenapa macam goyang di sini-sana?
why oh why?

owhh rupanya bila disemak, ada wujudnya batuan yang rapuh di sini, situ dan sana.
maka binaan goyang,
bila kena tiup angin skit, dia gegar2.
pastu cam crack. here and there. owk-oww!
result: devastation.
resolution: wahai batu, kenape awak rapuh? kesian batuan lain.. penat2 mereka cuba menjadi batuan ter-terer seperti diharap oleh penciptanya. tapi kerana awak, maka tembok kite cam goyang2. batuan lain pun jadi hancur sebab awak tak kuat. camni lambat lagilah fort kite nak settle. kerana batuan rapuh camnilah yang akan melambatkan proses pembinaan itu. sedih nye.
"saya tak larat dah! jangan kira saya dah. tayah susah2 nak susun saya! saya taknak jadi batu dah!!! saya bukan lagi dalam golongan batu. maaf," demikian kata awak satu hari.
masa tu kite nampak tukang simen tu gelak.
dia gelak dalam kesedihan.
dia gelak kerana takleh nak percaya,
batu boleh pulak taknak ngaku batu.
nak jadik pasir.
batu ialah batu, kerana ia dicipta bertujuan untuk menjadi batu!
thats final, ok?
its sort of stated onto ur fingerprint.
"saya batu".
so jadiklah batu sejati.
..BINA DAN DIBINA..
BISMILLAHIRAHMANIRAHIM...
ASSALAMUALAIKUM W.B.T..

Saturday, October 24, 2009
..HADIAH BESDAY..
BISMILLAHIRAHMANIRAHIM..
ASSALAMUALAIKUM W.B.T..
KHAS UNTUK:
Adik-adikku: Ja**ah,U**u,Pu**ri,S.N.Ja**ah,Pe**ut,Na**ah..
Akhowat fillah: A**q, A*a, A**a, Na**irah, Az**ni,Na**hah, Ar**a, A**irah.. KAL, Ansar dan Muhajirin, dan sume yang tak tertulis namanye disini..(cukuplah di hatiku)
Istimewa buat Masterskills..
Kakakku yang tak jemu melayan rajuk dan marahku..
Sahabat dunia akhiratku..
Sungguh, kalian bernilai di hatiku lebih dari dunia dan isinya...
Dan Allah menjadi saksi atas amal dan perbuatan kita,
"Dan Mereka berkata kepada kulit mereka, "Mengapa kamu ,menjadi saksi terhadap kami?" Kulit mereka menjawab, "Yang menjadikan kami dapat berbicara adalah Allah, yang (juga) menjadikan segala sesuatu dapat berbicara dan DIA yang menciptakan kamu yang pertama kali dan hanya kepada-NYA kamu dikembalikan." (41:21)
Dan setiap anggota tubuh ini akan menjadi saksi atas perjuangan kita ini,
“Dan kamu tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu terhadapmu bahkan kamu mengira Allah tidak mengetahui banyak tentang apa yang kamu lakukan.” (41:22)
Tidak sahabatku! Kita tahu dan kita yakin Allah melihat semuanya..Menghitung setiap kedukaan dan mengira setiap peluh.. Sehingga dalam hati kita, kita menghilangkan sangkaan-sangkaan buruk terhadap Allah, kerana kita tahu;
“Dan itulah dugaanmu yang telah kamu sangkakan terhadap TuhanMu, (dugaan itu) telah membinasakan kamu sehingga jadilah kamu termasuk orang yang rugi..” (41: 23)
Kita bersabar atas semuanya kerana tahu makna kesabaran ini sekarang..
“Meskipun mereka bersabar (atas azab neraka) maka nerakalah tempat tinggal mereka dan jika mereka minta belas kasihan; maka mereka tidak termasuk orang yang pantas dikasihani.” (41:24)
Kerana kita tahu pengetahuan Allah meliputi langit dan bumi...Tiada tempat berlindung dari penglihatan Allah, maka kita takut untuk mengundang murka Allah..
“Dan KAMI tetapkan bagi mereka teman-teman (setan) yang memuji apa sahja yang ada di hadapan dan di belakang mereka dan tetaplah atas mereka putusan azab bersama-sama umat-umat terdahulu sebelum mereka dari golongan jin dan manusia. Sungguh, mereka adalah orang-orang yang rugi..” (41:25)
Sedang kita merasa makna hidup di bawah bayangan ayat-ayat Allah,
“Dan orang-orang kafir berkata," Janganlah kamu mendengarkan bacaan al-quran ini dan buatlah kegaduhan terhadapnya, agar kamu dapat mengalahkan mereka."” (41: 26)
Dan kita bersabar kerana yakin sepenuh hati, Janji ALLAH itu SANGAT PASTI..
“Maka sungguh akan KAMI timpakan azab yang keras kepada orang-orang kafir itu dan sungguh akan KAMI beri balasan mereka dengan seburuk-buruk balasan atas apa yang mereka kerjakan.” (41:27)
cukuplah ketaatan itu kepada Allah hingga Allah membalas sebaiknya...
“Demikianlah balasan (terhadap) musuh-musuh Allah (yaitu) neraka; mereka mendapat tempat tinggal yang kekal di dalamnya sebagai balasan atas keingaran mereka terhadap ayat-ayat KAMI..”(41:28)
Sehingga mereka berkata,
“Dan orang-orang yang kafir berkata, "ya Tuhan kami, perlihatkanlah kepada kami dua golongan yang telah menyesatkan kami yaitu golongan jin dan manusia, agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami agar kedua golongan itu menjadi yang paling bawah (hina)."” (41: 29)
Sahabatku, mengapa bersedih?Tarbiyah itu untuk mengukuhkan pendirian bukan?..Bukankah perjalanan ini merintis jalan menuju syurga?..Yang kita faham harganya bukan murahnya.
"Sesungguhnya orang-orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah." kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka dengan berkata, "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu." (41: 30)"
Pendirian yang menyakini hanya Allah Tuhan kita, sehingga kita yakin,
"KAMIlah pelindung-pelindung dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya (surga) kamu akan memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang kamu minta." (41: 31)
Bestkan?..Taknak ke ambik perjalanan yang panjang ni?..Kita tahu dia susah tapi Allah menjanjikan suatu hasil yang pasti,
“sebagai penghormatan (bagimu) dari (Allah) yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (41: 32)
Kerana itu, kita mesti menjadi golongan ini, yang tahan dicemuh, yang redha dilanda ujian, yang menerima segalanya dengan hati yang penuh yakin dengan janji-janji Allah.. Yang tahu bahawa semuanya adalah tarbiyah, yang berubah sebagaimana expectation Allah, yang tahu hidupnya untuk mati..
“ Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, “Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)?” (41: 33)
Dan sememangnya sentiasa ada 2 jalan…Yang pilihannya sentiasa di tangan kita..Sehingga Allah redha kepada kita..
“ Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan menjadi seperti teman yang setia.” (41: 34)
Tarbiyah sentiasa menjadikan kita insan yang lebih baik..dan sememangnya kita akan diuji atas kelemahan kita sehingga kelemahan itu kita atasi..dan pada setiap ujian itu, Allah mengajar kita membetulkan niat kerana ia seharusnya untuk Allah semata..
“Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak akan di anugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar dan tidak di anugerahkan kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.” (41:35)
Dan sebenarnya bila kita mempersoalkan setiap ujian yang Allah bagi, kita sebenarnya tidak cukup bersabar…dan itulah sifat yang Allah nak kita ada.. SABAR!SABAR! DAN SABAR! Kadang-kadang kita juga akan tertipu,
“ Dan jika setan ,menganggumu dengan suatu godaan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh DIA maha mendengar, maha mengetahui.” (41: 36)
Sehingga Allah itu kita jadikan ilah dan rabb kita,
“Dan sebahagian dari tanda-tanda kebesaranNYA ialah malam, siang, matahari dan bulan. Jangalah bersujud kepada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya menyembah kepada-NYA.” (41: 37)
Kerana kekuasaan Allah itu tidak berkurang sedikitpun dengan kekufuran hambaNYA. Tetapi hamba yang diujiNYA pasti mendapat spotlight dariNYA..
“ Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepadaNYA pada malam dan siang hari sedang mereka tidak pernah jemu.” (41: 38)
Indahnya hidup di bawah bayangan al-Quran ialah apabila kita merasakan Allah sedang berkata-kata dengan kita…Hamba yang hina pada mata manusia ini, buruk pada pandangan manusia masih mendapat tempat di mata Tuhannya....
(Rujukan: Fushilat: 21-38)
